MOHON DI PERHATIKAN ”Harap untuk tidak mengirim mahar yang tidak jelas asal usulnya dalam bentuk uang dan apabila masih mengirim juga itu diluar tanggung jawab saya baik secara hukum Negara dan agama”
Perhatian..!!!
Para pembaca yang akang banggakan, Asma, Do'a, Mantra atau Hizib Sekalipun tidak akan barokah jika kita masih memikirkan emosi kehendak dan angan-angan, Posting/ artikel tentang apapun itu dibawah ini hanyalah sebuah bahan acuan (ilmu pengetahuan), tapi bagaimana sebuah Asma, Do'a, Mantra atau Hizib dapat menjadi barokah...
1. Niat Karena Allah SWT
2. Asma, Do'a, Mantra atau Hizib jadikanlah sebagai Do'a terjadwal dan Hargai/Hormati (Jangan Se-enaknya)
3. Asma, Do'a, Mantra atau Hizib dibaca teratur baik dari segi waktu/tempat tidak rutin (tentukan hari) untuk menjaga keharmonisan diri anda dan keluarga dan Ibadah anda
4. Kurangi Harapan berlebihan pada Asma, Do'a, Mantra atau Hizib (ingat Asma, Do'a, Mantra atau Hizib pada umumnya harus di Ijasahkan tetapi Semua kehendak Allah SWT Jika ingin Asma, Do'a, Mantra atau Hizib tanpa ijasah SARAN AKANG coba pahami makna dari kalimat
Manusia Zat Allah dan Sifat Muhammad Wujud Adam)

Baiklah Mungkin itu goresan dari Akang... Salam Kang Dopas

Minggu, 14 April 2013

Bacaan Hadiah Tawasul-an


Bacaan tawasul atau sering di sebut dengan tawasulan, adalah bacaan yang di hadiahkan untuk junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W, yang bertujuan untuk mendoakan, menghadiahkan bacaan ini buat sodara sodara muslim kita. berikut adalah Bacaan Tawasul Lengkap .
Bacaan Hadiah Tawasul-an
Diawali dengan membaca rurah Al-Fatihah

  •     Istighfar …… 3 x
  •     Sahadat …… 1 x
  •     Sholawat …… 1 x
Bismillahirrohmaanirrohiim
Ilaa hadlrotin nabiyyil mushthofaa saiyidinaa Muhammadin rosullillahi shollallohu ‘alaihi wa salama wa azwaajihii, wa auladihii, wa dzurriyyaatihii, wa ahli baitihii, wa ikhwanihii minal anbiyaai’, wal mursaliina ‘alaihimush sholaatu wa salaamu wa aali kulli minhum ajma’iina, wal malaaikatil muqorrobiina, Syaiulillahum —– Al Fatihah
( kemudian membaca surah Al-Fatihah , Intinya pada saat  ada bunyian Al-fatihah , wajib membaca Al – fatihah, begitu seterusnya, dan biasanya tawasulnya yang membacakan satu orang saja yang di anggap sebagai imam, dalam hal ini jika kita berdoanya rame rame, dan para jemaat yang lain wajib membaca alfatihah di saat imam bilang : Al-Fatihah )
Wa ilaa hadloroti khulafaa ir-rosyidiinal arba’ati, Abi bakri wa ‘umar wa utsman wa ‘aliy wa jamii’ish shohaabati wal qoroobati wat taabi’iina wal aimmatil arba’atil mujtahidiina rodliyallohu ‘anhum, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Tsumma ilaa hadloroti mursaliina nabiyulloh Khidir alaihis salam, Syaiulillahu —– Al Fatihah
Wa ilaa hadloroti jamii’i auliyaa illahi ta’ala mim masyaa riqil ardhi ilaa waghoribiha fii barriha wa bahrihaa khushuushon ilaa hadloroti quthbil ghoutsi wa muhyis sunnati wad diini imaaminaa wa qudwatina wa sayyidina sulthonil auliyaai’sy syech ‘Abdul Qodir Jailani wa syech Abi Hasan Syadzilii wa syech Abii Abdillah Muhammad ibni Muhammad ibni Yusuf Sanusi qodda sallohu sirrohum wa nafa’ana wa azwaajina wa aulaadana wa dzuriyatina wa jamii’i ahlil islam bihim wa bibarokatihim wa bikaromatihim amiin yaa robbal ‘alamiina, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Wa ilaa hadloroti jamii’I ‘ulamaai’ lillahi ta’ala fil masyariqi wal maghribi khushuson ilaa hadloroti :
  • Sunan Maulana Malik Ibrahin
  • Sunan Ampel (Raden Ahmad Rahmatulloh)
  • Sunan Drajat (Raden Syarifuddin Hasyim)
  • Sunan Bonang (Raden Machdum Ibrahim
  • Sunan Kalijogo (Raden Syahid)
  • Sunan Gunung Jati (Raden Syarif Maulana Hidayatullah)
  • Sunan Giri (Raden Paku Syarif Muhammad ‘Ainul Yaqin)
  • Sunan Kudus (Syaid Ja’far Shodiq)
  • Sunan Muria (Raden Umar Said)
Wa nafa’ana wa azwaajina wa aulaadana wa dzuriyatina wa jamii’i ahlil islam bihim wa bibarokatihim wa bikaromatihim amiin yaa robbal ‘alamiina, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Tsumma ilaa hadloroti :
  • Syech Maulana Hasanudin (Sulton Banten)
  • Syech Maulana Yusuf (Banten)
  • Syech Muhammad Asnawi (Caringin Labuan)
  • Kyai Haji Kholil (Bangkalan, Madura)
( di bagian ini kita boleh saja mengganti nama nama tokoh masyarakat seperti kiyai yang sudah meninggal, ataupun para leluhur desa atau kampung halaman )
Wa nafa’ana wa azwaajina wa aulaadana wa dzuriyatina wa jamii’i ahlil islam bihim wa bibarokatihim wa bikaromatihim amiin yaa robbal ‘alamiina, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Tsumma ilaa arwahi abaaina wa umahatina wa azwaajina wa aulaadina wa dzurriyyatina wa ajdaadina wa jaddatina wa ikhwanina wa akhowa-tina wa a’maamina wa ‘ammatina wa akhwalina wa kholatina wa jamii’i aqribaaina wa ahabbaaina wa jamii’i man lahum haqqu ‘alaina wa jamii’i man da’aalana bi khoirin khushuson ilaa ruhi:
……………… bin ……………
……………… bin ……………
……………… bin ……………
(Nama orang tua, kakak adik, saudara, teman, dan lain-lain yang telah tiada)
ghofarollohu dzunubahum wa sataro ‘uyuubahum wa ja’alal jannata matswahum, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Tsumma ilaa arwahi jamii’i ahlil qubur khusuushon mu’minin wal mu’minat, muslimin wal muslismat al ahya-i minhum wal amwat, fil masyariqi wal maghribi ghofarollohu dzunubahum wa askanahum fi farodiisil jinani bi rohmatika yaa arhamar rohimiina, Syaiulillahum —– Al Fatihah
Lalu di ahiri dengan tahlilan ataupun doa doa yang lain,

20 komentar:

Cah Ndeso Yo Iso mengatakan...

Semoga Barokah kang...
Amin...

Anonim mengatakan...

cocok... kang

Anonim mengatakan...

nyemak kang

nuwun....

Danny Kusmayadi mengatakan...

Semoga Bermanfaat...

mncari sinar mengatakan...

Asalam..mau tanya sikit..ada yg di tulisss qodda sollahu ...di baca nya gmna ya...?apa saya harus baca qodda shollallohu atau gmna?tmks

Kang Dopas mengatakan...

Terima Kasih telah berkunjung.. menjawab sdr "mencari sinar" dibacanya Qoddasallohu saja.. krna hya mrupakan nama gelar cntoh :Al Habib Ahmad Nahrowiy Al Makiy Qoddasallohu Sirrohu

mncari sinar mengatakan...

Asalm..tmksih atas jwbanya kang..kang dopas..sya mw bertnya...tntang..islam...dlm islam ada yg mngatakan knali lah dirimu sndri niscya tuhan akan mngenal mu...mksudny mngnli dri sndri itu gmna?dan amalan sareat, hakekat,tarekat,ma'rifat...dan insan kamil..itu apa? Tmksih

mncari sinar mengatakan...

Aslm..kng sya msih mnanti jwbanya.tmksih..smga jwbn yg akang brika mmbuat saya lbih mngenal tntang islm

Nick raya mengatakan...

assalamu'alaikum...
sebelumnya saya minta ma'af kalau lancang. hanya saja saya ingin berbagi sepengetahuan saya. entah benar apa tidaknya terserah anda.
tentang kenalilah dirimu maka kamu akan mengenal tuhan mu.
Kalimat tersebut sering disampaikan oleh para muballigh, namun sayangnya –sebagaimana banyak pada ungkapan lainnya- mereka hanya mau mengutip dan menyampaikan, tanpa mau bersusah payah meneliti keabsahannya.
Ungkapan itu berbunyi:
من عرف نفسه فقد عرف ربه
“Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya.”
Ungkapan ini terdapat dalam beberapa kitab, di antaranya Kimiya As Sa’adah karya Imam Al Ghazali (hal. 1. Mauqi’ Al Warraq). Namun, sayangnya beliau –Rahimahullah- telah menggunakan kalimat “Rasulullah bersabda” terhadap hadits ini.
Selain itu juga terdapat dalam Hilyatul Auliya’ karya Imam Abu Nu’aim. (4/350. Mauqi’ Al Warraq) dan ternyata itu adalah ucapan Imam Sahl bin Abdullah At Tastari, seorang ulama sufi yang dipuji oleh Imam Ibnu Taimiyah dan Imam Ibnul Qayyim Rahimahumallah.
Juga terdapat dalam Al Futuhat Al Makkiyah karya Abu Thalib Al Makki. (5/462. Mauqi’ Al Warraq)
Para Imam Muhaqqiqin (peneliti) mengatakan bahwa ungkapan ini bukanlah ucapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Imam As Sakhawi, mengutip dari Abu Al Muzhaffar As Sam’ani yang mengatakan bahwa dia tidak mengetahui adanya ucapan seperti ini yang marfu’ (sampai kepada Rasulullah), dan diceritakan bahwa ini adalah ucapan Yahya bin Muadz Ar Razi Radhiallahu ‘Anhu. Sedangkan Imam An Nawawi mengatakan bahwa ucapan ini tidaklah tsabit (kokoh) dari Rasulullah. (Imam As Sakhawi, Al Maqashid Al Hasanah, Hal. 220. Imam As Suyuthi, Ad Durar Muntatsirah, Hal. 18)

mncari sinar mengatakan...

Tmksih atas pnjlasanya...sohib nick raya

Kang Dopas mengatakan...

Alhamdulillah... hatur nuhun ka sadayana.. hapunteun nembe gugumit deui, laju bae ngawaler tatarosan "mencari sinar'.. patarosan ieu tos teu aneh di kalangan ulama atanapi para santri... insya allah kuabdi di beberkeun maksad
من عرف نفسه فقد عرف ربه
“Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya.”
mangga urang pecakan... "mengenal diri laju tiasa kenal ka allah" manusia aya dua unsur rohani dan jasmani-- mengenal diri antara diri kita yaitu jasmani dan rohani...
wujud jasmani silahkan anda bercermin... tapi wujud rohani tidak teraba dan terlihat... rohani tdk berwujud tapi sifatnya gaib... kalimat yang menerangkan “Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya.” sebetulnya sdr "mncari sinar" sebelum anda bertanya hal ini anda harus tau terlebih dahulu arti dan makna sebenarnya "syahadat" insya allah saya akan posting masalah ini diblog saya karena cukup panjang penerangannya.. agar lebih lengkap

mncari sinar mengatakan...

Hatur nhun kang...kasagala pnerangana...di antos blog pnerangan tntang syahadat kang..strang bi mah shadT aya 2 syhadat tauhid sreng shadat rosul.....seu`eur tatanya na mah bilih salah lampah kang...sbb aya nu dugi garelut masalah perbedaan pandapat antra ahli fiqih sreung ahli ma`rifat...

Kang Dopas mengatakan...

Silahkan jawaban pertanyaan Sdr mncari sinar di link berikut: http://adatibadah.blogspot.com/2014/02/mengenal-diri-dan-allah.html semoga membantu terima kasih

Kang Dopas mengatakan...

Upami Penerangan Syahadat Tauhid-Rosul Insya Allah Ku Abdi Di Gurit Deui... Sakeudik namah kieu eta maksadna Syahadat tauhid yaitu : Menyaksikan yang satu (Esa) hanya Allah SWT.
Yang di saksikan yaitu ciptaanNya dengan adanya bumi langit beserta isinya. Termasuk diri kita semuanya itu merupakan tanda-tanda adanya sang pencipta yaitu Allah SWT.
Syahadat Rasul yaitu : Menyaksikan utusan Allah yaitu Nabi Muhammad SAW.
Yang disaksikan yaitu akhlaknya, perbuatannya yang diterapkan dan dilaksanakan perintahnya oleh kita, seperti : Shalat, puasa, zakat dan ibadah lainnya. semuanya itu merupakan tanda menyaksikan Nabi Muhammad SAW.
(tos aya eta geh di Link tatangga Tapi kumha pemahamanna) hapunteun sateuacanna Abdi ngagurit sanes so Tau tapi abdi ge nuju di ajar Nuju ngalalakonan ..anu tos ka lakonan ku abdi di siarkeun kanggo bahan pembelajaran ambeh urang teu kabobodo. bingah upami aya batur ngagurit wancana nga selaraskeun etika sareng norma ibadah

mncari sinar mengatakan...

Nhun mangrebu2 nhun...mgguhing bi jlmi kirang kaweruh di na masalah ilmu..utmi na mslah ilmu agmi...mdha2n ku aya na iyeu blog sing jnteun jlan kslmetan dunia akherat kngo abi khususna..umum na kngo jlmi2 nu hyong bljar..mdah2 kang dopas sing ridho tur ikhlas ngabimbing ka bi jlmi nu krang sgalana.

Abdan Thea mengatakan...

ngiring nimrung kang..

ngiringan d ajar perkawis tawesulan,mudah2n angeng manfaat na kangge abdi

Kang Dopas mengatakan...

Mangga Di antos Di Facebook bae inbok aja

andre wijaya mengatakan...

ass...kang wios abi ngiringan...

C'nOn mengatakan...

HtuRnuHuN saTeuaCaNa. .mOga mNfa'At bagi smOa. ..
آمين آمين يارب العالمين
TOng NgaRaOz bOseN bbgi elmU Na Nya kaNg Dopas... :-)
Di aNtoz pisaNd Nu saNez Na

egi permana mengatakan...

Allhamdullilah.
Hatur nuhun atos dibabar'keun didieu.
Manawi teh abdi sok bingung mun rek hadiahan teh.. Hatur nuhun kanu tos nyieun blog iyeu...
Alfatihah kangge anu nyieun iyeu blog tanda ngucap'keun nuhun.
Allhamdullilah,

Perhatian..!!! Semua keilmuan yg ada diblog ini Khusus Dewasa harus di-izajahkan,baik penyatuan,sabatin atau istilah apapun juga, maka harap berhati-hatilah.
Ilmu Tanpa Guru... Bisa dikatakan Sesat

BAGI YG INGIN BERTANYA LANGSUNG KEPENGIZAJAH SILAHKAN TRANSFER MAHAR PULSA DENGAN IKHLAS, SEBAGAI ganti biaya balas sms dan SARAN SAYA JIKA INGIN LEBIH TAJAM SEBUAH KEILMUAN, AGAR ILMU YANG KALIAN AMBIL BERMAMFAAT (MAHAR Izasah Khusus) silahkan berimfaq dan shadakah transfer ke BANK BRI : 3865-01-017853-53-2 atas nama DANNY KUSMAYADI dan 20% -nya (Sunah Rosul) akan di infaqkan pada Anak YATIM/PEMBANGUNAN MASJID KONFIRMASIKAN SEGERA
Nb.isi artikel diluar tanggung jawab saya selaku admin dan pengelola blog